PENGARUH KEMAMPUAN BERBICARA SISWA MELALUI PENDEKATAN KOMUNIKATIF DENGAN METODE SIMULASI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

  • Sri Utami Universitas Wisnuwardhana Malang

Abstract

Dalam pembelajaran bahasa Indonesia memerlukan pendekatan belajar yang perlu dilakukan sebagai alat penunjang Kegiatan Belajar Mengajar. Dalam pembelajaran di sekolah baik Sekolah Dasar [SD], Sekolah Menengah Pertama [SMP], maupun Sekolah Menengah Atas [SMA] mata pelajaran yang diajarkan salah satunya adalah mata pelajaran bahasa Indonesia. Mata pelajaran bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran pokok yang diajarkan di SD, SMP, maupun SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan komunikatif dengan menggunakan metode simulasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada kemampuan berbicara siswa. Dari hasil pengujian hipotesis dengan uji-t diketahui bahwa H1 diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan berbicara siswa yang diajar dengan menggunakan metode konvensional di kelas control dan kemampuan berbicara siswa yang diajar dengan menggunakan pendekatan komunikatif di kelas eksperimen. Hasil pengujian sekaligus membuktikan bahwa ada pengaruh kemampuan berbicara siswa terjadi karena perbedaan perlakuan yang diberikan kepada setiap kelompok siswa.

Kata kunci: pengaruh, pendekatan komunikatif, berbicara

Published
2016-09-05
How to Cite
Utami, S. (2016). PENGARUH KEMAMPUAN BERBICARA SISWA MELALUI PENDEKATAN KOMUNIKATIF DENGAN METODE SIMULASI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA. Jurnal Likhitaprajna, 18(2), 58-66. Retrieved from http://likhitapradnya.wisnuwardhana.ac.id/index.php/likhitapradnya/article/view/59
Section
Articles